Selasa, 25 Oktober 2011

bahasa lugasmu yang kumau

bukan.. bukan bahasa sms mu yang kutunggu
meski kuakui aku pun menantikannya
meski kuakui sapamu lewat sms sekalipun telah menjadi energi bagiku
meski kuakui energi itu menghadirkan pada wajahku secercah tawa bahagia

bukan... bukan bahasa sms mu yang menjadikan kita dekat
namun di dunia nyata, sama sekali kita tak lekat
jika seperti itu, sms mu hanyalah pembohongan publik belaka
dan kau membangun politik pencitraan yang begitu berbeda dalam realita

sama, seperti rakyat... yang tak butuh janji-janji calon pemimpinnya
rakyat butuh bukti, yang konkrit, yang benar adanya
apalagi sekedar janji lewat sms belaka
sama, seperti sms mu... aku pun tak bisa menerka
apakah kau sedang berdusta ataukah berpura-pura ataukah jujur dalam berkata

dan kau perlakukan aku sangat berbeda
bukan merasa istimewa
tapi rasa yang mengundang kecewa

begitu indah bahasa sms mu
tapi kutakpaham bahasa lugasmu

maka face to face lebih kuhargai
sebagai keberanian sejati
sebagai ungkapan ksatria yang berbesar hati
dan sebagai ukuranku menilai

apa pun yang terbaca dalam matamu
itulah sebenarnya isi hatimu

Tidak ada komentar:

Separuh Jalan

Bagiku, kamu adalah separuh jalan yang kulewati tiap kali aku harus bertandang ke kota kita. Kla Project dengan Yogyakarta-nya, rasanya mema...