Jumat, 11 Oktober 2013

#MALAM

saat berteman malam, beberapa orang akan merasakan benar apa itu bahasa kesunyian. Yang terkadang dipahami sebagai saat yang tepat untuk merenung, bercerita dan mengadu kepada Tuhan tentang kepenatan-kepenatan yang tak kunjung padam. Lalu manusia hanyut, dalam doa yang mengalir bersama air mata yang menetes diam-diam. Ah, mungkin air mata hanya bisa menunjukkannya pada malam, di mana ia merasa aman untuk berekspresi sebebas mungkin. Terlebih, malam mengizinkan untuk bercengkrama dengan Tuhan lebih dalam. Berbicara dalam suara tersendat-sendat dan dalam gumam yang terkadang padat.

saat berteman malam, beberapa orang menyadari akan hakikat terangnya siang. Malam yang semakin pekat, adalah sebuah isyarat bahwasanya fajar akan segera tiba. Menampakkan matahari yang masih berhias di balik peraduan, lalu bersinar meninggi menerangi semesta kita. Bukankah gelapnya malam membuat kita bersyukur dalam memaknai cahaya?

saat berteman malam, adalah saat-saat terbaik manusia melakukan introspeksi, evaluasi atas dirinya sendiri. ah, bahkan terkadang manusia mengalami kondisi gagal paham terhadap dirinya sendiri. itulah sebabnya, ketika manusia gagal pada pemahaman akan dirinya, ia menjadi terhambat dalam menemukan jati dirinya. Entah itu mengenai pation, gairah hidup serta semangat yang harusnya menyala menyertai kesuksesan-kesuksesan di masa muda. Bukankah seharusnya kita muda dan mendunia dengan karya-karya kita? Maka malam mengajarkan, bagaimana kita harus melihat lagi ke dalam diri, koreksi. Apa yang sudah kita lakukan dan apa yang belum? yang sudah akan menyejarah dan yang belum harus dikejar dan diupayakan. Maka kita tak boleh berhenti pada satu titik stagnan yang tidak merubah posisi kita dalam diagram kehidupan.

saat berteman malam, ah,,, beberapa orang dapat menjadi lebih puitis dari biasanya. otaknya dengan mudah lebih bisa bekerja.

saat berteman malam.... beruntungnya kita bisa mengendapkan kelelahan-kelelahan hari ini dalam sebuah istirahat sementara untuk mengembalikan energi kita di esok hari.

Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya yang telah menjadikan malam untuk beristirahat-bersiap, dan siang untuk bekerja-menjemput keberkahan dan ridho-Nya.


Tidak ada komentar:

Separuh Jalan

Bagiku, kamu adalah separuh jalan yang kulewati tiap kali aku harus bertandang ke kota kita. Kla Project dengan Yogyakarta-nya, rasanya mema...