Senin, 18 November 2013

Balada (Calon) Toga

Bangun hai jiwa!
Tidakkah kau sadari bahwa bermimpi berarti bekerja
Mimpi akan terasa berharga
Ketika engkau benar-benar bekerja-memperjuangkannya

Bangun hai pena!
Tak akan ada artinya jika kau tidak menulis
Sesaat berhenti menjadi spasi
Hati-hati,
bisa jadi ia berubah menjadi jeda yang membuat terlena
Padahal waktu tak mau berhenti sekalipun ia dicaci

Mari mendekat
Dengan sejuta cinta, bukan benci
Sekalipun sekat keduanya tak teramat pekat
Tak mengapa hanya selarik-dua larik yang bisa kau dapat
Suatu saat
Mereka akan berkumpul membentuk aliansi hingga menjadi sebuah karya yang hebat

Jangan merasa sendiri
Kau mengejarnya bersama secangkir kopi
Insomnia yang menjadi-jadi
Serta segudang inspirasi
Bukankah kau bekerja dengan niat beribadah kepada-Nya?

Maka jika kau terjaga di tengah-tengah malam yang sunyi
Jangan lupa berbicara pada Penggenggam Semesta
lewat sujud-sujud yang dalam
meski perlahan berubah menjadi isakan-sedu sedan
Dia, Maha Mendengar segala keluhan

Lelahlah, hingga lelah seluruh jiwa dan raga
Bukankah manisnya perjuangan akan lebih terasa
ketika merasakan pahitnya proses untuk mendapatkannya?

*Allah sesuai prasangka hamba-Nya
Dia selalu ada, membersamai langkahmu
Meraih toga itu...


Tidak ada komentar:

Separuh Jalan

Bagiku, kamu adalah separuh jalan yang kulewati tiap kali aku harus bertandang ke kota kita. Kla Project dengan Yogyakarta-nya, rasanya mema...