Ribuan
massa PKS yang berasal dari kalangan
kader dan simpatisan tumpah ruah memenuhi
stadion Maguwoharjo (Selasa, 25/03). Masih mengusung tema “putih”, massa
PKS benar-benar memutihkan stadion Maguwoharjo. Uniknya di antara massa PKS
yang menggunakan atribut putih-putih, hadir pula massa dari DMKS mengenakan
warna baju hitam-kuning yang kontras dengan tema hari itu. Divisi Mahasiswa
Keadilan Sejahtera yang terdiri dari para pemuda tersebut turut memiliki
andil dalam mengobarkan semangat
Indonesia di Kampanye Partai Keadilan Sejahtera Jogja.
Massa
DMKS berkumpul di satu titik dan mengadakan upacara pembukaan sebelum berangkat
menuju stadion. Dalam upacara pembukaan tersebut diawali dengan pembacaan Al
Qur’an dan doa yang membuat sebagian peserta putri meneteskan air mata haru.
Selanjutnya massa DMKS melakukan gladi resik gerakan flashmob “Kobarkan Semangat Indonesia” dipimpin oleh korlap putra.
Suasana haru yang sempat tercipta berubah menjadi hangat kembali dengan aliran
semangat dari theme song kampanye PKS
tersebut.
“Ayo bersama
kobarkan semangat Indonesia
PKS Nomor 3
PKS tetap di hati”
Menuju
stadion, massa DMKS melakukan aksi damai
dan tertib sepanjang jalan. Mereka menyapa warga sekitar dan mengajak
warga Jogja untuk memilih PKS pada tanggal 9 April. “Milih Nomer 3 ya Pak…” seru
kader DMKS sambil tersenyum. Respon yang diberikan masyarakat pun beragam,
mulai dari senyum ramah, mengacungkan salam tiga jari khas PKS, juga penolakan
secara halus. “Apapun Yang Terjadi Kami Tetap Melayani” kata Taat, salah
seorang koordinator lapangan DMKS.
Sesampainya
di stadion Maguwoharjo, massa DMKS yang sempat berpapasan dengan massa kampanye
PDI-P tersebut mengikuti prosesi kampanye yang dimulai dengan shalat Ashar
berjamaah dan doa bersama. Disusul pembukaan acara kampanye, pemuda DMKS yang
berbaju hitam-kuning mengibarkan bendera-bendera besar PKS dan mengitari massa
yang lain. Beberapa pemuda DMKS di bawah komando Ngadino dkk naik ke atas panggung untuk memberikan
contoh gerakan theme song “Kobarkan
Semangat Indonesia” kepada seluruh massa kampanye. Semangat pemuda DMKS pun
mengobarkan semangat seluruh peserta kampanye di sore hari yang cerah dan teduh
itu. Semangat turut menjalari para petinggi partai, sehingga Dr. Sukamta
dan Ustadz Cahyadi Takariawan turut
melakukan gerakan flashmob. “Hanya
PKS yang bisa menghadirkan massa sebanyak ini tanpa bayaran” tutur Taat lagi. Optimisme
pemuda DMKS adalah cerminan dari kata-kata Anis Matta, “Anak-anak muda selamanya
adalah energi peradaban yang mengalirkan sungai sejarah. Setiap kali energi itu
meledak, maka sejarah segera menciptakan peristiwa-peristiwa dan langit menjadi
saksi.” (Mifta)
Photo by: Hamdan/ Aziz







